Senin, 11 Juli 2016

CERITA SEKS DEWASA - DIENTOT OM GANTENG

DIENTOT OM GANTENG

Cerita Seks Dewasa - Langsung aja ke ceritanya, suatu sore ketika aku sedang santai aku tiba-tiba aku di telpon oleh seorang laki-laki yang aku gak kenal. Tetapi dari caranya berbicara, sepertinya dia sudah mengenal baik diriku. Tapi sedikit menutupinya. Dan aku cuek saja, aku juga menanggapi telponnya dengan baik. Karena aku merasa dia adalah orang yang mapan dan kaya, terlebih dia juga mengajaku untuk bertemu di sebuah restoran elit yang ada di Jakarta Selatan.

Cerita Seks Dewasa

Namaku Friska, umurku 22 tahun, postur badanku juga bagus, aku lumayan tinggi, memiliki ukuran payudara 32 D, pinggul yang lumayan besar, dan lekukan tubuhku bisa membuat setiap pria bisa menggangap ku ini seksi banget. Saat ini aku bekerja sebagai SPG pada sebuah produk terkenal. Tapi aku masih mempunyai pekerjaan sampingan lainnya, yaitu sebagai mucikari yang menjajalkan tubuhku kepada om-om berdompet tebal. Semua itu aku lakukan supaya gaya hidup aku terpenuhi. Aku mulai menekuni pekerjaan sampingan ini beberapa tahun yang lalu, saat itu aku sedang benar-benar membutuhkan uang dan temanku mengajarkannya kepadaku. Hingga saat ini aku tidak merasa terganggu dan bersalah dengan pekerjaan sampinganku ini.

Lelaki yang menelponku tadi membuat janji denganku untuk bertemu di restoran terkenal yang tidak bisa aku sebutkan namanya, dan aku pun menyetujuinya. Aku sengaja berpenampilan seksi sehingga setiap pria akan mengagumi tubuhku. Aku mengenakan mini dress yang ukurannya 5cm diatas lutut, dan belahan dadaku yang menonjol sehingga pria yang melihatku pasti akan bergairah. Akhirnya kita pun ketemu di restoran yang ditentukan, aku melihat sosok laki-laki yang belum tua banget sekitar 40 tahunan, dengan pakaian yang sangat rapi, wajahnya juga sangat ganteng dan keren abis, membuatku pun seketika senang melihatnya.

Baca Juga : Lia Ngisep Penisku Sampai Muncrat !

Akhirnya kita duduk berdua, ngobrol kesana kemari. Namun diobrolan kita om-om itu selalu memandangi bagian dadaku yang terbuka, aku sudah mengetahui kalau om itu sudah terpikat denganku. aku pun melanjutkan obrolan kita dengan nada yang lebih mesra dan tentunya lebih intim. Hingga akhirnya om itu mengajakku pergi ke tempat penjualan HP mewah. Disana sambil terus memuji kecantikanku, om ganteng itu membelikanku sebuah Handphone yang baru saja keluar.

"Makasih ya om, udah mau beliin aku handphone baru, baik banget sih om". Dia cuma tersenyum lalu mengajak aku makan lagi, tetapi bukan makanan di restoran terkenal tadi. Sambil makan dia terus mengajakku bercanda, orangnya asik dan menyenangkan. "Kamu besok kerja atau tidak Friska ?" tanyanya. "Besok Aku tidak kerja om. Emangnya kenapa ?" tanyaku. "Aku mau ngajak kamu jalan, kalo besok kamu off kan gak usah cepat-cepat pulang". "Emang kita mau kemana om ?" aku pura-pura bertanya, walaupun sebenarnya aku sudah mengetahui keinginannya. Pastinya akan ngajakin aku ngewe bareng, apa lagi kalau bukan itu.

"Wow.., mobilnya keren banget Om. Sama kaya orangnya." kata ku setelah kami sampai di parkiran mobilnya. Aku duduk di depan, disebelahnya. Kami langsung beranjak meninggalkan restoran itu. Selama di jalan, dia mulai berani memegang dan meraba paha ku. Ternyata dia membawaku ke apartemennya. Tak lama kami sudah sampai di apartemen.

Kita turun ke parkiran basement apartment dia untuk memarkir mobilnya. Setelah itu kita beranjak ke lift terdekat. Dia langsung menekan tombol lantai apartmentnya dan lift meluncur ke atas. Apartmentnya ada satu ruang yang multi fungsi, kamar mandi menghadap ke dapur. Dia merebahkan diri di ranjang. Sementara aku pergi ke kamar mandi. Ketika muncul kembali, aku hanya berbalut handuk kemudian ikut rebahan diranjang bersamanya. Dia melingkarkan tangannya pada pundak ku dan mengelus-elus nya.

Tak lama dia mulai menciumi bibir ku sambil meraba-raba toket ku. Dia membuka belitan handuk sehingga aku langsung bertelanjang bulat. Dia melotot melihat jembutku yang lebat. Langsung diciumi dan dijilati toket ku dengan rakus. Dihisap hisapnya pentil ku. Jarinya meraba bibir vagina ku yang dipenuhi dengan jembut yang lebat. Akupun melenguh nikmat ketika jarinya menemukan itilku. Sementara itu, toket ku masih terus dijilati dan diemut pentilnya.

Cerita Seks Dewasa

Aku yang sudah sangat bernafsu kemudian berbalik menindih tubuhnya. Dengan cepat aku melucuti kancing kemejanya. Kuhisap pentilnya, sementara tanganku melucuti celananya. "Friska buka dulu ya om" kataku sambil bangkit duduk dan membuka seluruh pakaiannya. Dia tinggal bercelana dalam, dan tampak penisnya mencuat keluar tak mampu tertampung didalam celana dalam. "Penis om besar banget, panjang dan keras lagi" kataku sambil mengelus-elus penisnya dari balik celana dalam. Akupun kemudian membuka celana dalamnya, dan penisnya yang sudah ngaceng keras tampak berdiri tegak dihadapannya.

"Gila.. Besar banget.. Bikin Friska nafsu.." kataku sambil menundukkan kepala mulai menjilati dan kemudian mengulum penisnya. Dia mengelus- elus rambutku yang panjang. Kadang tangannya berpindah ke toketku yang sekal dan mempermainkan pentilnya. "Friska.. Enak banget Friska.." desahnya, aku terus menjilati penisnya. "Ih.. om, panjang banget…" "Memang kamu belum pernah liat yang besar begini?" "Belum om.. Punya cowok Friska nggak sebesar ini". jawabku. "Arrrggghh.. Enak banget Friska". erangnya lagi. Kujilatinya lubang kencingnya dan kemudian kukulum penisnya dengan bernafsu.

Sementara itu batang penisnya kukocok sambil sesekali kuremas perlahan kantung biji pelernya. Dia keenakan ketika aku mulai mengeluar masukkan dan menghisap penisnya dengan mulutku. Dia mengusap-usap rambutku dengan gemas. Ruangan segera dipenuhi oleh erangannya. Saat aku menghisap penisnya, kepalaku maju mundur, toketku pun bergoyang. Dengan gemas diremasnya toketku. "Friska.., jepit penis om dengan toketmu" pintanya. Aku langsung meletakkan penisnya di belahan toketku, dan kemudian dia mengenjot penisnya diantara toketku.

Foto Bugil

"Enak banget sshh.." Dia seperti tak kuasa menahan rasa nikmat itu. Setelah beberapa lama, dia menyodorkan kembali penisnya ke mulutku. Aku menyambutnya dengan penuh nafsu. Setelah beberapa lama, aku menaiki tubuhnya dan mengarahkan penisnya ke vaginaku. Aku menurunkan tubuhku dan penisnya mulai menerobos vaginaku yang sempit. "Ooh.. besar banget nih Penisnya om.. Ahh.." desahku ketika penisnya telah berhasil memasuki vaginaku. "Tapi enak khan..?" tanyanya menggoda "Iya sih..Aduh.. Oh.. Sstt.. Hah.. Hah.." erangku lagi ketika dia mulai menggenjot vaginaku dari bawah.

Dia memegang pinggangku sambil terus mengenjot vaginaku. Sementara aku menyodorkan toketku ke mulutnya. Dia segera menjilati toket ku. "om.. Gimana om.. Enak khan ngentotin Friska ?" tanyaku menggoda. Aku masih meliuk-liukan tubuhku. Dia pun terus mengenjot vaginaku dari bawah, sambil sesekali tangannya meremas toketku yang berayun-ayun menggemaskan. Setelah bosan dengan posisi itu, dia membalikkan tubuhku sehingga dia berada diatas. Segera dia menggenjot penisnya keluar masuk vaginaku sambil menciumi wajahku.

"Ehmm.. Sstt.. om.. Enak.. Ohh. penis om keras banget ya, vagina Friska sampe sesek rasanya om, gesekan penis om terasa banget di vagina Friska. Mau deh Friska dientot om tiap malam" Aku melenguh keenakkan. "Ayo isap pentil Friska om" perintahku. Diapun kemudian menghisap pentilku sambil terus menggenjot vaginaku. Tak lama tubuhku mengejang, dan aku mengerang dan menggelinjang ketika nyampe. Terasa vaginaku berkedut-kedut.

"Friska, enak banget, penisku seperti sedang diemut, nikmat banget rasanya, luar biasa empotan vagina kamu". Dia mengeluarkan senjata pamungkasnya dari vaginaku dan aku kusuruh menungging membelakanginya. Dengan gaya doggy style dia mengentoti ku dari belakang. "Aduh.. om.. kuat banget.. Ohh.." erang ku ketika dia mengenjot vaginaku. "Astaga.. vaginamu enak banget Friska.." katanya. Dia memegang pinggul ku, terkadang meremas pantatku yang membulat.

Aku pun menjerit nikmat. Toketkupun tampak bergoyang-goyang menggemaskan. Bosan dengan posisi ini, dia kemudian duduk di kursi. Aku lalu duduk membelakanginya dan mengarahkan penisnya ke dalam vaginaku. Dia menyibakkan rambutku yang panjang dan menciumi leher ku. Sementara itu aku bergerak naik turun. Tangannya sibuk meremas toketku. "Ahh.. Ahh.. Ahh.." erangku seirama dengan goyangan badanku diatas tubuhnya.

Terkadang erangan itu terhenti saat disodorkannya jemarinya untuk kuhisap. Beberapa saat kemudian, dihentikannya goyangan badannya dan dicondongkannya tubuhku agak ke belakang, sehingga dapat menghisap toketku. Dengan gemas dilahapnya bukit kembarku dan sesekali pentilku dijilatinya. Eranganku semakin keras terdengar, membuat dia menjadi kembali bernapsu. Setelah dia selesai menikmati toket ranumku, kembali aku mengenjot tubuhku naik turun dengan liar.

Binal banget kelihatannya. Cukup lama dia menikmati perngentotan dengan aku di atas kursi. Lalu dia berdiri, dan kembali berciuman dengan aku sambil dengan gemas meremas dan menghisap toketku. Dia ingin segera menuntaskan permainan ini. Lalu aku direbahkan di atas ranjang. Dia kemudian mengarahkan penisnya kembali ke dalam vaginaku. "Aaaahh.." erangku kembali ketika penisnya kembali menyesaki vaginaku.

Langsung dia mengenjot dengan ganas. Erangan nikmat mereka berdua memenuhi ruangan itu, ditambah dengan bunyi derit ranjang menambah panas suasana. Aku menggelengkan kepala ke kanan kekiri menahan nikmat. Tanganku meremas-remas sprei ranjang. "Om.. Friska hampir sampai nih.. Terus.. Ahh.. Ahh" jeritku sambil tubuhku mengejang dalam dekapannya. Aku telah nyampe. Dia menghentikan enjotannya sebentar, dan aku pun kemudian lunglai di atas ranjang.

Butir keringat mengalir diwajahku. Toketku naik turun seirama dengan helaan nafasku. Dia kembali menggemasi toketku dengan bernafsu. Dia mulai lagi mengenjot vaginaku sambil sesekali meremas toketku yang bergoyang seirama enjotannya. Dia terus mengenjotkan penisnya keluar masuk vaginaku sampai akhirnya ngecretlah pejunya di dalam vaginaku. Aku terkapar karena kenikmatan dan lemas. Beberapa saat kemudian dia mulai menciumiku sambil mengusap-usap pahaku, dan kemudian mengilik vaginaku dengan jemarinya. "Ehmmmm.." erangku saat itil diusap-usap dengan gemas. Eranganku terhenti karena dia menciumku dengan penuh napsu. Tangannya meremas-remas toketku yang besar menantang. 
"om kuat banget sih , baru ngecret sudah mau ngentot lagi" ucapku lirih. "Iya habis pengen diempot vagina kamu lagi, nikmat banget rasanya" bisiknya. Desahanku kembali terdengar ketika lidahnya mulai menari di atas pentilku yang sudah menonjol keras. Dihisapnya dengan gemas gunung kembarku hingga membuat tubuhku menggelinjang nikmat. "Gantian dong Friska" bisiknya setelah puas menikmati toketku yang ranum. Kami pun kembali berciuman sementara aku meremas Penisnya yang mulai membengkak. Aku pun kemudian mendekatkan wajahku ke penisnya, dan mulai mengulum penisnya.

Sambil menghisap penisnya, aku mengocok perlahan batangnya. Dia mengelus-elus kepalaku ketika aku sedang mengemut penisnya. Dia sudah ingin ngentot lagi dengan aku. Aku disuruh duduk membelakanginya di pangkuannya. Dia mengarahkan Penisnya kedalam vaginaku. "Aaaaahhhhh.." desahku ketika penisnya kembali menyesaki vaginaku. Aku kemudian menaik-turunkan tubuhku di atas pangkuannya. Dia pun tak tinggal diam, aku diciuminya ketika aku sedang mengenjot penisnya dalam jepitan vaginaku.

Cerita Seks Indonesia

Sambil menciumi aku, tangannya memainkan itilku. "Aaahhh.. Terus om.. Friska mau muncrat om.." desahku. Semakin cepat dia mengusap itilku, sedangkan tubuhku pun semakin cepat menggenjot penisnya. "Aaaaahhhhh.." erangku nikmat saat aku nyampe. Tubuhku mengejang dan kemudian terkulai lemas diatas pangkuannya. Kembali terasa vaginaku berkedut-kedut dengan keras. Setelah reda kedutan vaginaku, penisnya dicabut dari vaginaku, masih ngaceng keras dan berlumuran cairan vaginaku.

Aku ditelentangkan dan segera dia menaiki tubuhku. Pahaku sudah mengangkang lebar. Dia tidak langsung memasukkan penisnya kedalam vaginaku, tetapi digesek-gesekkan dahulu di sekitar bibir vaginaku hingga menyentuh itilku. “om.. Aduuhh.. Aduuhh om! Sshh.. Mmppffhh.. Ayo om.. Masukin aja.. Nggak tahann.." aku menjerit-jerit tanpa malu ”Udah nggak tahan ya.. Friska, cepat banget sudah napsu lagi.." jawabnya. Tiba-tiba dia langsung menekan sekuat tenaga.

Aku sama sekali tak menyangka akan hal itu, sehingga penisnya langsung melesak ke dalam vaginaku. Penisnya kembali menyesaki vaginaku yang sempit itu. Dia mulai mengenjotkan penisnya naik turun dengan teratur sehingga menggesek seluruh lubang vaginaku. Aku turut mengimbanginya, pinggulku berputar penuh irama. Bergerak patah- patah, kemudian berputar lagi. Efeknya luar biasa, kedutan vaginaku kembali terasa. Friska, nikmat banget deh empotan vagina kamu, katanya terengah.

Aku semakin bergairah, pinggulku terus bergoyang tanpa henti sambil mengedut-ngedutkan otot vaginaku. "Akkhh.. Friska.. Eennaakkhh.., hebaathh.. Uugghh.. erangnya berulang-ulang. Dia semakin kuat meremas-remas dan memilin-milin pentilku dan bibirnya terus menyapu seluruh wajahku hingga ke leher, sambil semakin mempercepat irama enjotannya. Aku berusaha mengimbangi keluar masuknya penisnya didalam vaginaku dengan goyangan pantatku. Sepertinya dia berusaha keras untuk bertahan, agar tidak ngecret sebelum aku nyampe lagi.

Penisnya terus keluar-masuk vaginaku semakin cepat lagi. Vaginaku terasa makin berkedut, kedua ujung pentilku semakin keras, mencuat berdiri tegak. Langsung pentilku disedot sangat kuat kemudian dijilati dengan penuh nafsu. "Om..! Lebih cepat lagi doonng..!" teriakku sambil menekan pantatnya sangat kuat agar penisnya lebih masuk ke vaginaku. Beberapa detik kemudian tubuhku bergetar hebat, diiringi dengan cairan hangat menyembur dari vaginaku. Bersamaan dengan itu, tubuhnya pun bergetar keras yang diiringi semprotan pejunya ke dalam vaginaku. Aku pun mengerang tertahan. Dia langsung memeluk tubuhku erat-erat, dengan penuh perasaan.

Aku juga memeluknya dengan erat sambil merasakan sisa-sisa kenikmatan yang luar biasa. Kulingkarkan kakiku di sekitar pinggangnya, sementara bibirnya terus menghujani sekujur wajah dan leherku dengan ciuman. Aku masih bisa merasakan kedutan vaginaku. Setelah beristirahat sejenak, kami segera membersihkan diri dengan di kamar mandi. Aku belum pernah merasakan sedemikian nikmatnya dientot lelaki.

Bagikan

Jangan lewatkan

CERITA SEKS DEWASA - DIENTOT OM GANTENG
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

1 komentar:

Tulis komentar
avatar
3 Juli 2017 pukul 11.36

permisi kakak2 numpang promo ya
yang suka main poker dan domino online, mari gabung di sini bersama kami di www.saranapelangi.com. kini hadir dengan 7 permainan yang dapat dimainkan dalam 1 website. dapatkan jackpot hingga ratusan juta setiap harinya. gak mau kalah teruskan main poker dan domino online ? ayo buruan gabung bersama kami di www.saranapelangi.com

Saranapelangi.com adalah satu - satunya Website Dengan Player VS Player Tanpa Menggunakan Bot (tanpa ROBOT) 100% Fair Play!!!

Hot Promo Dari SaranaPelangi!!!
*Bonus Rollingan Sebesar 0,5%
*Bonus Refrensi Sebesar 20%

Tunggu Apalagi?!, Ayo Gabung Dan Main Bersama Kami!!!


Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami di www.saranapelangi.com atau melalui android kami.

- BBM : 2B47BB9C
- CALL : +855964972098
- WEECHAT : saranapelangi
- SKYPE : saranapelangi
- EMAIL : saranapelangi99@yahoo.com
- FACEBOOK : saranapelangi99@yahoo.com

WWW.SARANAPELANGI.COM

Reply